Gempa Hari Ini: Gunungkidul, Cilacap, Temanggung hingga Pacitan, Ini Penjelasan BMKG
Aktivitas gempa bumi kembali terjadi di wilayah selatan Pulau Jawa pada Kamis, 30 April 2026. BMKG mencatat sejumlah gempa dengan magnitudo kecil hingga menengah yang tersebar di jalur laut selatan Jawa serta beberapa wilayah daratan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Gempa Terjadi Beruntun di Selatan Jawa
Berdasarkan data BMKG, gempa pertama terjadi pada pukul 00:37 WIB dengan magnitudo 3,3. Pusat gempa berada di laut, sekitar 263 km barat daya Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
Selanjutnya, gempa bermagnitudo 2,1 terjadi pada pukul 01:37 WIB di daratan, tepatnya 13 km tenggara Temanggung dengan kedalaman 15 kilometer.
Pada pagi hari, gempa kembali tercatat pukul 06:23 WIB dengan magnitudo 2,0 di laut, sekitar 61 km barat daya Trenggalek dengan kedalaman 11 kilometer.
Kemudian, gempa bermagnitudo 2,2 terjadi pukul 09:10 WIB di 41 km tenggara Gunungkidul dengan kedalaman 30 kilometer.
Gempa dengan kekuatan terbesar terjadi pada pukul 09:51 WIB dengan magnitudo 3,8. Pusat gempa berada di laut, sekitar 74 km barat daya Cilacap dengan kedalaman 20 kilometer.
Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG memastikan seluruh gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami karena magnitudonya relatif kecil dan berada pada kedalaman dangkal hingga menengah.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Aktivitas Seismik Jalur Selatan Jawa
Wilayah selatan Jawa memang dikenal sebagai zona aktif gempa karena berada di pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas gempa kecil seperti ini merupakan hal yang umum terjadi sebagai bagian dari dinamika pergerakan lempeng bumi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir selatan Jawa.
Advertisement