Gus Ipul-Puti: Marhaban Ya Ramadhan
Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno menyambut penuh syukur datangnya Ramadhan, bulan mulia yang penuh ampunan.ย
ย
Kandidat nomor 2 Pilkada Jawa Timur itu berharap, perjumpaan kembali dengan bulan suci ini membawa berkah bagi seluruh warga Jawa Timur, dimana persaudaran antar sesama semakin diperkuat, kemakmuran dan kebahagian semakin dirasakan oleh semuanya.ย
ย
Itulah pesan tertulis yang disampaikan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno di Kota Surabaya, Rabu, 16 April 2018, petang. โAlhamdullilah, umat muslim kembali bertemu dengan Ramadhan. Bulan spesial. Bulan yang kita rindukan bersama,โ kata Gus Ipul.
ย
ย โSelamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh warga Jawa Timur. Kitaย ย sama-sama berupaya mengisi Ramadhan dengan ibadah, amal dan kebaikan,โ imbuh Gus Ipul yang juga ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.
ย
Menurut keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut, Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk introspeksi sekaligus mengisi semangat kehidupan dengan nilai-nilai empati, solidaritas, dan kepedulian.
ย
โApalagi di saat-saat yang berat seperti saat ini dengan banyaknya ancaman terorisme yang telah merenggut nyawa manusia-manusia tak berdosa. Mari perkuat empati, kepedulian, dan solidaritas di antara kita, di antara seluruh warga Jawa Timur. Kabeh sedulur, sadejeh tretan, semua bersaudara,โ ujar Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode tersebut.
ย
Cawagub Puti Guntur Soekarno menambahkan, Ramadhan adalah bulan dengan ibadah komplit. โInilah saatnya kita semakin khusyuk beribadah kepada Allah SWT, sekaligus semakin bersemangat berbuat baik kepada sesama. Hablum minallah, hablum minannas,โ ujar cucu Bung Karno tersebut.
ย
โDalam suasana berpuasa, tidak makan dan minum, penuh pengendalian hawa nafsu, kita menemukan solidaritas dan kebersamaan. Di hadapan Allah SWT, kita semua sama. Semua itu mengajarkan, bahwa manusia tidak bisa hidup sendirian. Sehingga kita harus tolong-menolong,โ ujar Puti.
ย
Puti masih ingat dulu diajari oleh sang nenek, Ibu Fatmawati, ibu negara pertama yang tak lain adalah istri Bung Karno, tentang makna berbagi. โBahkan dalam keadaan kekurangan pun, kami diajarkan untuk berbagi. Saya berusaha terus melakukannya, sesuai nasihat nenek, ayah dan ibu saya,โ kata Puti.
ย
Dalam momen Ramadhan, lanjut Puti, selayaknya terus diperkuat ikhtiar untuk berbagi kepada sesama umat manusia. โRamadhan ini ibarat kompas bagi kita semua untuk belajar menjadi manusia yang penuh empati, penuh syukur, dan mudah menolong sesama,โ ujarnya.
ย
โMari mulai dari hal terkecil dan terdekat dari kita. Misalnya membahagiakanย ย orang tua, sanak saudara, kerabat, tetangga, lingkungan kampung, dan sebagainya,โ imbuh Puti. (frd)
Advertisement