Memulai Pelajaran Hari Rabu, Ini Rahasia Para Kiai
Ada sebuah aturan tak tertulis yang berlaku di kebanyakan pesantren. Para kiai biasanya memulai kegiatan pembelajaran di hari Rabu. Biasanya, pengajian kitab baru atau memulai lagi sebuah kajian setelah habis masa liburan pesantren dilakukan di hari Rabu atau malam Rabu.
โHal ini ternyata bukan hanya kebetulan atau kebiasaan tak bermakna tetapi ada rahasia di balik itu,โ kata Ustadz Abdul Wahab Ahmad, Peneliti di Aswaja NU Center Jember. Untuk memperjelas hal itu, berikut ulasan Wakil Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember ini:
Dalam sebuah hadits shahih tentang penciptaan alam semesta, dijelaskan bahwa Allah menciptakan cahaya di hari Rabu. Sebab ilmu juga dikenal sebagai cahaya bagi pemiliknya, maka dengan memulai kajian ilmu di hari Rabu diharapkan kajian tersebut bisa sempurna seperti sempurnanya cahaya yang diciptakan Allah untuk menyinari dunia.
โSyekh Burhanuddin menyebutkan dari pengarang kitab al-Hidayah bahwasanya tidaklah sesuatu dimulai di hari Rabu kecuali menjadi sempurna. Maka karena itu, para guru berusaha memulai majelis di hari Rabu untuk mengajar sebab ilmu adalah cahaya, maka kajian ilmu dimulai di hari diciptakan cahaya.โ
Tafรขโul atau harapan berisi optimisme seperti ini dikenal sejak dahulu kala. Imam al-Ajluni (1676-1749 M), seorang pakar hadits dari Suriah dalam kitab Kasyf al-Khafรขโ-nya menjelaskan:
ูุฐูุฑ ุจุฑูุงู ุงูุฅุณูุงู ุนู ุตุงุญุจ ุงููุฏุงูุฉ ุฃูู ู ุง ุจุฏุฆ ุดูุก ููู ุงูุฃุฑุจุนุงุก ุฅูุง ูุชู ุ ููุฐูู ูุงู ุงูู ุดุงูุฎ ูุชุญุฑูู ุงุจุชุฏุงุก ุงูุฌููุณ ููู ููุชุฏุฑูุณ ูุฃู ุงูุนูู ููุฑุ ูุจุฏุฆ ุจู ููู ุฎูู ุงูููุฑ
โSyekh Burhanuddin menyebutkan dari pengarang kitab al-Hidayah bahwasanya tidaklah sesuatu dimulai di hari Rabu kecuali menjadi sempurna. Maka karena itu, para guru berusaha memulai majelis di hari Rabu untuk mengajar sebab ilmu adalah cahaya, maka kajian ilmu dimulai di hari diciptakan cahaya.โ (al-Ajluni, Kasy al-Khafรขโ, juz I, halaman 19)
Itulah rahasia hari Rabu yang diyakini sebagai hari berkah sebab segala sesuatu yang dimulai di hari itu insyaallah akan berakhir sempurna. Keyakinan keberkahan hari Rabu ini bisa dilacak lebih jauh lagi ke masa Imam as-Sakhawi (1427-1497 M).
Beliau menjelaskan:
ูุจูุบูู ุนู ุจุนุถ ุงูุตุงูุญูู ู ู ู ููููุงู ุฃูู ูุงู: ุดูุช ุงูุฃุฑุจุนุงุก ุฅูู ุงููููู ุณุจุญุงูู ุชุดุงุคู ุงููุงุณ ุจูุง ูู ูุญูุง ุฃูู ู ุง ุงุจุชุฏุฆ ุจุดูุก ูููุง ุฅูุง ุชู .
"Saya dengar dari sebagian ulama saleh yang kami temui, ia berkata: Hari rabu mengadu kepada Allah tentang anggapan sial orang-orang terhadapnya, maka Allah menganugerahkan bahwa apa pun yang dimulai di hari Rabu, maka pasti akan sempurna." (As-Sakhawi, al-Maqรขshid al-Hasanah, juz I, halaman 575)
Wallahu aโlam. (adi)
ย
Advertisement