Pengajuan Pin SPMB 2026 Hingga 9 Juni, Dindik Jatim Imbau Masyarakat Tenang
Sebanyak 28.283 calon murid baru langsung mengajukan pengambilan pin Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 melalui laman www.spmb.jatimprov.go.id pada hari pertama pembukaan pengambilan pin, Kamis 28 Mei 2026. Pin tersebut jadi syarat pendaftaran SMA dan SMK.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir maupun buru-buru karena waktu pengajuan sampai 9 Juni 2026. Masyarakat juga diimbau untuk tidak perlu mengantri karena pengambilan pin dibuka mulai pukul 07.00 WIB β 16.00 WIB.
"Masyarakat tidak perlu khawatir, dan tidak perlu panik atau sampai mengantri mulai subuh. Karena kami meminta sekolah untuk terus membuka layanan pengambilan PIN bahkan di hari minggu maupun tanggal merah," kata Aries.
Ia menjelaskan, pengambilan pin jadi tahapan penting untuk mengikuti proses pendaftaran. Usai pengajuan pin, peserta wajib melakukan verifikasi dan validasi keaslian data hingga pencocokan titik domisili asal sesuai KK di satuan pendidikan yang di rekomendasikan oleh sistem SPMB.
Setelah pengisian data secara daring, calon murid wajib datang ke SMA atau SMK terdekat sesuai rekomendasi sistem untuk proses verifikasi dan validasi data serta titik domisili.
Pasca proses tersebut selesai, peserta menandatangani berita acara pengambilan PIN dan dapat mengunduh PIN sehari setelah verifikasi dilakukan.
βYang perlu diperhatikan saat pengambilan PIN, peserta harus datang ke sekolah terdekat sesuai yang direkomendasikan sistem. Jangan sampai salah lokasi untuk verifikasi dan validasi data," jelas Aries.
Untuk lulusan SMP/MTs tahun 2026 yang nilai rapornya belum diinput oleh sekolah asal, peserta diwajibkan mengisi sendiri nilai rapor pada sistem sebelum proses verifikasi di sekolah tujuan.
Aries, juga meminta masyarakat memahami mekanisme jalur penerimaan agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama pada jalur domisili.
βMasih ada masyarakat yang mengira jalur domisili hanya berdasarkan jarak rumah terdekat dengan sekolah. Padahal yang didahulukan tetap nilai akademik, baru kemudian domisili,β tegasnya.
Ia juga mengingatkan calon murid memastikan sekolah yang dipilih berada dalam rayon sesuai alamat pada kartu keluarga.
Pada SPMB tahun ini, mantan Kepala BPSDM Jatim itu mengatakan, ada perubahan tahapan. Pertama dibuka jalur domisili SMA/SMK pada 11-12 Juni 2026. Di mana, jalur ini tahun lalu dibuka di tahap kedua setelah jalur afirmasi.
Sedangkan alur afirmasi tahun ini dibuka di tahap dua yang dilaksanakan pada 17-18 Juni 2026.
Selain itu, calon murid diminta memperhatikan jadwal verifikasi yang tercantum pada sistem SPMB, termasuk lokasi sekolah dan jam pelayanan verifikasi. Seluruh dokumen persyaratan pengambilan pin juga wajib dibawa saat proses verifikasi berlangsung.
Tahapan SPMB 2026 dimulai pada 11β19 Mei 2026 dengan agenda entry nilai rapor oleh sekolah asal. Selanjutnya, verifikasi nilai rapor dilakukan calon murid pada 18β21 Mei 2026, pembetulan nilai rapor pada 21β26 Mei 2026, serta pengambilan pin pada 28 Meiβ9 Juni 2026.
Dindik Jatim juga menyediakan fasilitas latihan pendaftaran SPMB yang akan dilaksanakan pada 8β9 Juni 2026. Sementara kick off SPMB dimulai pada 11β12 Juni 2026 untuk pendaftaran tahap pertama Jalur Domisili SMA/SMK. Tahap kedua dibuka pada 17β18 Juni 2026 untuk Jalur Afirmasi, Mutasi, dan prestasi.
Adapun pendaftaran tahap ketiga Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA dilaksanakan pada 24β25 Juni 2026, sedangkan tahap keempat Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK berlangsung pada 30 Juniβ1 Juli 2026.
Advertisement