Sopir Mengantuk, Trailer Petikemas Terguling di Lamongan, Arus Lalin Macet Lima Jam Lebih
Trailer petikemas dengan nomor polisi G 9384 OF terguling hebat di jalan raya poros nasional jurusan Lamongan -Babat. Persisnya, di jalan raya Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Lamongan.
Kendaraan besar yang itu terguling melintang jalan hingga mengakibatkan arus lalu lintas macet total.
Kejadiannya Kamis 14 Mei 2026 sekitar pukul 15.40 WIB. Ttruk trailer yang dikemudikan Rizki Maulana, 25 tahun, asal Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah melaju dari arah ymur (Lamongan)menuju Babat.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) tiba laju trailer oleng ke kiri hingga roda depan naik ke atas trotoar pembatas jalan hingga akhirnya terguling.
Celakanya posisi trailer saat terguling melintang, hingga akhirnya menggangu arus lalu lintas. Tidak ada kendaraan lain terlibat dalam kecelakaan tersebut dan tidak ada korban jiwa.
"Saya mengantuk saya capek, tidak ada yang ganti nyopir. Inintadi dari Gresik mau saya bawa ke Brebes," aku sang sopir, Rizki.
Karena kendaraan besar dan muatan penuh hingga kini kendaraan masih di jalan raya. Hingga berita ini belum selesai ditulis sekitar pukul 20.00WiB, arus lalu lintas Lamongan masih sanagat terganggu.
Satlantas Polres Lamongan pun mengalihkan jalur. Jika kendaraan dari Tuban menuju Surabaya atau sebaliknya, dialihkan melewati jalan raya Daendles, Pantura Lamongan.
Jika dari Bojonegoro menuju Surabaya atau sebaliknya, dialihkan melewati jalur Sugio -Lamongan. Tetapi bisa memotong jalur Sukodadi.
"Sejak kejadian sampai malam ini banyak kendaraan pribadi maupun bus masih lewat Sukodadi ke selatan," ujar Zulfi, warga Sukodadi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debhi S, mengatakan, kecelakaan terjadi saat pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
“Menurut pengakuan pengemudi, yang bersangkutan mengalami microsleep atau tertidur sesaat. Sehingga kendaraan oleng dan berpindah ke jalur berlawanan sebelum akhirnya terguling,” terangnya.
Petugas Satlantas Polres Lamongan hingga malam hari masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi kendaraan.