Tempat Wisata Siaga Cuaca Ekstrem di Jatim
Sejumlah daerah wisata dalam kategori waspada cuaca ekstrem di akhir Januari 2026 ini. Untuk itu masyarakat yang akan berwisata di Jatim diminta untuk waspada.
Peringatan ini disampaikan berdasar rilis peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda. Diprediksi cuaca ekstrem masih akan terjadi di Jatim beberapa hari ke depan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Evy Afianasari mengatakan, kewaspadaan lebih banyak di kawasan wisata alam.
"Kawasan yang diwaspadai pasti wisata-wisata minat khusus. Seperti, Gunung Bromo, lalu Air Terjun Tumpak Sewu, Gunung Ijen dan rafting itu memang saat ini perlu diwaspadai," kata Evy, Selasa 28 Januari 2026.
Ia menyebut, beberapa daerah memang sudah diterkoneksi dengan sistem peringatan dini yang dimiliki masing-masing instansi atau pengelola wisata. Termasuk upaya operasi modifikasi cuaca yang dilakukan Pemprov Jatim.
Menurutnya, kegiatan modifikasi cuaca cukup membantu untuk mengurangi dampak dari cuaca ekatrem. Sehingga, wisata dapat berjalan baik.
"Khusus Gunung Semeru hingga saat ini belum buka," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut Evy, di luar kewaspadaan bencana saat ini blue fire di kawasan wisata Gunung Ijen tengah dipadamkan. Sementara untuk pemeliharaan pipa yang harus direvitalisasi.
"Jadi, saat ini Ijen tetap bisa dinikmati tapi tanpa blue fire," pungkasnya.
Ke depan, lanjut Evy, pihaknya mengusulkan kepada Gubernur Jatim untuk membuat surat edaran dalam rangka penguatan destinasi wisata Ijen karena termasuk destinasi wisata tertinggi, khususnya untuk wisatawan mancanegara.
Advertisement