Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Timur 7-16 Maret 2025
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di Jawa Timur, 7 sampai 16 Maret 2025. Potensi cuaca ekstrem meliputi hujan lebat, angin kencang, hujan es, dan puting beliung yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, serta pohon tumbang.
Dikutip dari informasi di Instagram @infobmkgjuanda, saat ini wilayah Jawa Timur berada pada akhir musim hujan dan akan memasuki masa peralihan sehingga potensi cuaca ekstrem masih akan terjadi.
Kondisi Dinamika Atmosfer terkini menunjukkan adanya daerah pertemuan angin (konvergensi) di perairan utara Jawa Timur, serta gangguan atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprakirakan akan melintasi wilayah Jawa Timur yang mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Jawa Timur.
Selain itu, kondisi atmosfer yang masih labil serta faktor konvektivitas lokal yang cukup kuat di wilayah Jawa Timur mendukung pertumbuhan awan cumulonimbus yang cukup intens.
BMKG mengingatkan wilayah dengan topografi curam atau bergunung untuk lebih waspada terhadap dampak cuaca ekstrem.
Wilayah perkotaan: Kota Surabaya, Kota Batu, Kota Malang.
Wilayah dataran tinggi dan pegunungan: Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi terbaru melalui situs resmi BMKG Juanda di stamet-juanda.bmkg.go.id atau Instagram @infobmkgjuanda.