Destinasi Wisata Religi Ampel Surabaya, Menyimpan Kekayaan Aneka Macam Kuliner Legendaris
Kawasan destinasi wisata religi Ampel Surabaya, selain terdapat masjid tua dan makam Sunan Ampel, juga menyimpan kekayaan beraneka macam kuliner. Makam salah satu Wali Songo ini tak pernah sepi peziarah dari berbagai daerah. Ampel secara biografis berada di wilayah Surabaya Utara, menjadi destinasi favorit bagi para pencinta kuliner. Mulai dari hidangan khas Timur Tengah hingga masakan lokal yang legendaris.
Keunikan ini menjadikan Ampel sebagai salah satu tujuan utama untuk berburu kuliner di Kota Pahlawan, selain berziarah ke Makam Sunan Ampel. Di kawasan 'kampung' yang kental dengan budaya Arab ini ada beberapa jenis makanan enak yang disajikan oleh beberapa restoran dan warung makan UMKM. Tnggal pilih, sesuai selera lidah. Misalnya, kalau ingin menikmati masakan khas Timur Tengah, tempatnya di Restoran Noor Ayla. Rumah makan di Jalan KH Mas Mansyur ini menyajikan menu andalannya meliputi nasi kabsah, nasi briyani serta nasi mandhi. Selain itu, ada berbagai hidangan seperti hummus, roti maryam dan samosa. Restoran ini menjadi pilihan tepat bagi yang ingin menikmati hidangan Timur Tengah yang lezat.
Di kawasan Ampel ini juga terdapat Yaman Kuliner yang menyajikan masakan khas dengan cita rasa yang tidak ditemukan di daerah lain. Menu andalannya adalah nasi mandi, nasi kabsah, serta berbagai hidangan lainnya yang kaya rempah. Saltah merupakan hidangan nasional Yaman. Cara penyajiannya, biasanya daging domba bertulang dipotong besar besar..
Sate Domba Afrika yang Sensasional
Bagi pemburu kulner sensasional di Ampel, sekarang juga ada sate domba Afrika. Sebagian masyarakat memang alergi dengan sate kambing. Alasannya khawatir terkena kolesterol, hipertensi atau penyakit berisiko lainnya. Kalau kekhawatiran itu diungkapkan di depan pemilik restoran sate domba Afrika ini, dia akan tertawa ngakak.
"Saya jamin sate domba Afrika tidak menyebabkan kolesterol, karena proses memasaknya berbeda dengan sate yang ada di Indonesia," katanya kepada Ngopibareng.id.
Ia menyebut sate domba Afrika di Ampel ini turunan dari, kuliner serupa milik H. Ismail di Jalan KS Tubun kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pemilik restoran menjamin resep sate yang disajikan benar-benar asli Afrika. Dari cara memotongnya, proses sebelum dipanggang sampai waktu dihidangkan, jauh beda dengan sate biasa.
Menariknya lagi, kalau di Indonesia pendamping makan sate umumnya adalah nasi atau lontong. Tapi sate Afrika ini disajikan dengan pasangan berupa pisang tanduk yang sudah digoreng. Mengingat konsumennya sekarang banyak orang Indonesaia ia menawarkan pendamping alternatif berupa nasi putih. Tinggal menyesuaikan selera masing masing masing sate domba khas Afrika ini tidak menggunakan tusuk sate. Potongan daging yang sudah diurap dengan rempah rempah, langsung dibakar di atas bara api dari tempurung kelapa. Aroma asapnya membuat lapar seketika.
Gulai Kacang Hijau Roti Mariyam
Gule Maryam H. Safili di daerah Ampel juga menawarkan gulai kambing khas Timur Tengah dengan tambahan kacang hijau yang unik. Hidangan ini disantap dengan roti maryam dan pelengkap sate kambing. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati kuliner malam dengan cita rasa yang menggoda.
Selain itu, dI restoran gulai kacang ijo ini juga tersedia di beberapa warung dengan harga yang lebih murah,
Sop kikil kambing Pak Ali menyajikan kuah sop yang dimasak dengan campuran rempah sehingga menyerupai kuah gulai. Selain sop kikil, tersedia juga gule kambing, sate kambing, dan sate ayam. Tempat ini cocok bagi pencinta kuliner berbahan daging kambing.
Selain sop kikil kambing, di Jalan Pegirian ini juga tersedia Nasi Babat legendaris. Nasi Babat Pegirian ini menyajikan nasi jagung khas Madura dengan lauk seperti babat, usus, paru, telur bumbu bali, ikan tongkol dan peyek. Rasa gurih asin dari lauk-pauknya semakin mantap disantap bersama nasi jagung yang wangi. Tempat ini cocok bagi yang ingin mencicipi kuliner khas Madura di Surabaya. Lokasinya persis depan Pasar Pegirian.
Juga ada Depot Madinah. Meskipun nama rumah makan ini bernuansa Timur Tengah tetapi menawarkan berbagai menu khas Nusantara seperti nasi goreng, sop, hingga nasi campur. Depot ini menjadi pilihan praktis untuk mereka yang ingin makan cepat dengan harga terjangkau. Suasananya sederhana namun nyaman, cocok untuk makan siang atau malam.
Masih banyak kuliner legwndaris yang dapat ditemykan di daerag Ampel inim Ada Nasi Madura dengan aneka macam lauk dan sambel yang khas. Ada soto dan sate gulai lamongan.
Jajanan dari India, Oleh-oleh dari Ampel
Untuk oleh oleh pengunjng bisa membawa pulang buah kurma, atau jajanan Samosa, Makanan jalanan yang populer di India, Pakistan, Bangladesh dan Sri Lanka juga menjadi jajanan favorit di Ampel. Isinya mirip dengan kebab Turki, berupa sayuran dan daging cincang, berbentuk segitiga. Rasanya gurih.
"Banyak yang dibawa pulang untuk oleh oleh di rumah," ujar penjualnya, Santi, sambil melayani pembeli yang antre.Lokasi di lorong Ampel Suci.
Selain Samosa di tempat yang sama juga menjual Kamir, yaitu makanan khas Pemalang asal negara Arab. Kue ini terbuat dari adonan terigu, mentega, dan telur, terkadang dicampur dengan bahan seperti pisang ambon atau tape. Kamir ada dua jenis, yaitu kamir beras dan kamir terigu. Di pasaran Kota Pemalang lebih banyak kamir terigu karena tahan lama. Beberapa orang menyebutnya dengan nama Samir.
Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatajan ia akan terus membenahi kawasan religi Ampel supaya mempunyai daya tarik lebih besar.
"Setelah berziarah di Makam Sunan Ampel dan salat di Masjid Agung Ampel, jangan lupa menikmati aneka macam kuliner yang jarang ditemukan di daerah lain. Untuk itu, mari kita semua ikut menjaga dan merawat Surabaya," kata Walikota Surabaya.
Advertisement