Ruko Dua Lantai di Pasar Tegaldlimo Banyuwangi Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp850 juta
Sebuah ruko di kawasan Pasar Tegaldlimo, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, terbakar pada Kamis, 28 Mei 2026, pagi. Dalam sekejap, api membumbung dari ruko dua lantai tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kebakaran ruko tersebut pertama kali diketahui pemiliknya,Β Ma'mun Hadi, 59 Tahun. Sekitar pukul 05.00 WIB, Dia datang untuk mematikan lampu di ruko. Selama ini, ruko tersebut memang tidak digunakan.
"Setiba di ruko tersebut, sudah ada api di dalam ruko," jelas Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Salam Bikwanto.Β Β
Kepulan asap tebal disertai api tampak di bagian tengah ruangan tersebut. Melihat adanya api, tetangga yang berada di sebelah timur ruko tersebut spontan berteriak minta tolong. Tak berapa lama warga berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.Β
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Kantor Dinas Damkarmat Banyuwangi. Regu pemadam kebakaran dari sektor Bangorejo kemudian diterjunkan ke lokasi.Β
"Setiba dilokasi segera dilakukan penyemprotan api pada bagian ruang depan, tengah, kamar, dan dapur belakang," jelasnya.
Setelah api utama padam, tim melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalaan ulang," tegasnya.
Tim investigasi kemudian melakukan pengecekan pada titik yang terbakar untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa, sekaligus mengidentifikasi penyebab kebakaran di ruko berukuran 7x13 meter tersebut.
"Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik pada panel listrik bagian ruangan penjualan," terangnya.
Percikan api kemudian mengenai bagian peralatan elektronik dengan bahan yang mudah terbakar, yaitu plasti dan material gulungan kabel. Api kemudian menjalar ke seluruh bagian ruangan bangunan.
"Kerugian materiil termasuk barang dagangan elektronik, bangunan 2 lantai dan barang lainnya diperkirakan mencapaiΒ Rp850 juta," ujarnya.
Advertisement