341 Pengurus PAC PDI Perjuangan Jember Dilantik, Didominasi Generasi Muda dan Perempuan
Sebanyak 341 pengurus anak cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember periode 2026β2031 akhirnya dilantik. Pelantikan tersebut di Ballroom Cempaka, Minggu, 24 Mei 2026.
Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menyebut komposisi kepengurusan PAC kali ini didominasi keterwakilan perempuan dan generasi muda.
Dari total pengurus yang dilantik, sebanyak 40 persen merupakan perempuan, melampaui ketentuan minimal 30 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang.
Selain itu, generasi muda juga mendominasi struktur kepengurusan. Widarto menyebut keterwakilan Gen Z mencapai 31 persen dan milenial 25 persen.Β
βKalau Gen Z dan milenial digabung, jumlahnya mencapai 56 persen. Ini menjadi kekuatan baru partai,β ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan anak muda penting untuk menjawab tantangan politik modern, namun tetap harus didampingi kader senior partai.Β
Widarto menambahkan, seluruh pengurus PAC sebelumnya telah mendapat pembekalan ideologi, sejarah partai, hingga keorganisasian sebelum resmi dilantik.
Widarto juga menekankan disiplin sebagai syarat utama menjadi pengurus partai. Bahkan ia mengingatkan, pengurus laki-laki yang hadir tanpa pin Bung Karno tidak layak dilantik.
βPartai harus menjadi teladan bagi rakyat. Disiplin dalam berpikir, berbicara, bersikap dan bertindak adalah cara mengembalikan kepercayaan publik terhadap partai politik,β katanya.
Pada kesempatan itu, Widarto turut menyinggung kondisi ekonomi nasional dan meningkatnya keresahan sosial di masyarakat. Ia meminta kader PAC hingga ranting hadir di tengah rakyat sebagai solusi, bukan sekadar menjadi penonton situasi.
βJangan menjadi bagian dari masalah. Jadilah bagian dari solusi atas persoalan rakyat. Di tengah ekonomi sulit, rakyat membutuhkan kehadiran partai,β tegasnya.
Widarto juga mengingatkan pentingnya pendidikan politik kepada masyarakat menjelang kontestasi Pemilu 2029. Ia menilai masyarakat harus mulai memilih pemimpin berdasarkan kapasitas, bukan sekadar popularitas maupun kedekatan pribadi.
Menurutnya, momentum politik saat ini harus dimanfaatkan PDI Perjuangan untuk membangun kembali kepercayaan rakyat sekaligus menaikkan target kursi DPRD Jember pada 2029 menjadi 12 kursi.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono, menilai tantangan terbesar partai ke depan berada di media sosial dan ruang digital yang kini menjadi rujukan utama generasi muda dalam menentukan pilihan politik.
βAnak muda hari ini bertukar gagasan di media sosial. Pemimpin dipilih berdasarkan apa yang mereka lihat di ruang digital. Tantangan itu harus dijawab,β ujarnya.
Karena itu, DPD PDIP Jawa Timur mendorong minimal 20 persen keterwakilan generasi muda dalam struktur PAC di seluruh daerah. Agus menegaskan, kolaborasi kader senior dan junior menjadi kunci menghadapi Pemilu 2029.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas pengurus PAC bukan sekadar rapat internal partai, tetapi membangun gotong royong bersama masyarakat agar elektabilitas partai terus meningkat di tingkat desa dan kecamatan.
Agus optimistis PDI Perjuangan masih memiliki peluang besar merebut kembali kekuasaan politik di Jember pada 2029, termasuk menargetkan posisi bupati maupun wakil bupati dari kader partai berlambang banteng tersebut.
βKalau pengurus PAC hanya rapat, itu salah besar. Setelah rapat harus ada gerakan nyata bersama rakyat,β pungkasnya.
Advertisement